Peneliti: Penyelarasan bagian penting dalam relevansi vokasi

- Jurnalis

Minggu, 28 Januari 2024 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (Rumahbicara.com) – Peneliti yang juga Ketua Tim Kerja Penyelarasan Pendidikan Vokasi Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha Dunia Industri Kemendikbudristek Sulistyo Mukti Cahyono mengatakan penyelarasan merupakan bagian penting dalam relevansi pendidikan vokasi.
 

“Terdapat dua faktor yang paling berpengaruh pada penyelarasan SMK dan dunia usaha dunia industri, khususnya di SMK, yakni sumber daya serta kurikulum dan pembelajaran,” kata Sulistyo dalam keterangannya di Jakarta, Ahad.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu berdasarkan penelitian yang dilakukannya dengan melibatkan survei kepada 705 responden dari berbagai lapisan pemangku kepentingan, terdiri atas 375 responden dari industri, 155 responden dari pemerintah, dan 175 responden dari masyarakat.

 

Populasi penelitian mencakup pemangku kepentingan SMK di seluruh provinsi di Indonesia. Sementara sampel penelitian meliputi mitra industri SMK, pemerintah yang diwakili oleh Dinas Pendidikan Provinsi, dan masyarakat yang diwakili oleh komite sekolah.

Baca juga: Kemendikbudristek dukung vokasi siap masuk industri bisnis ritel

 

Dia menjelaskan kontribusi industri, masyarakat, dan pemerintah dalam pembiayaan operasional menjadi indikator dominan pada faktor sumber daya. Sedangkan keterlibatan industri, masyarakat, dan pemerintah dalam menyelaraskan materi pembelajaran menjadi indikator dominan pada faktor kurikulum dan pembelajaran.

 

“Penelitian ini menemukan model penyelarasan pendidikan vokasi yang diharapkan akan membawa perubahan positif dalam menciptakan lulusan yang lebih siap bersaing di dunia kerja,” kata Sulistyo yang meraih gelar doktor dari Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta.

 

Bentuk-bentuk keterlibatan pemangku kepentingan yang dominan melibatkan penyelarasan meliputi penyusunan kurikulum, keberadaan guru tamu, magang guru, pelatihan guru, dukungan sarana dan prasarana, praktik kerja industri, evaluasi kompetensi, pendidikan dan pelatihan, partisipasi masyarakat, pelatihan budaya kerja, pembiayaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta kerja sama.

Baca Juga :  Menhan Prabowo serahkan delapan unit helikopter H225M ke TNI AU

“Nantinya aktivitas-aktivitas tersebut dapat dikembangkan, bahkan menjadi rujukan dalam penyusunan program dan kebijakan di tataran kementerian, utamanya untuk penyelarasan,” katanya.

Baca juga: Kemendikbudristek dukung pendidikan vokasi industri kreatif

 

Sulistyo menambahkan, upaya yang sudah dilakukan dalam mewujudkan penyelarasan adalah akuisisi keahlian berstandar dunia kerja. Program tersebut di antaranya diwujudkan melalui penyusunan profil lulusan pendidikan vokasi berdasarkan jabatan kerja yang sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan kebutuhan dunia kerja.

Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan DUDI juga melakukan tracer study (penelusuran lulusan) kepada lulusan satuan pendidikan vokasi secara nasional.

 

Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan tingkat pengangguran SMK tahun 2022 masih terbilang tinggi, yaitu 9,42 persen.

 

“Hal ini disebabkan adanya berbagai program dan kebijakan penguatan pendidikan vokasi yang dilakukan oleh pemerintah, utamanya untuk menyelaraskan proses pembelajaran di SMK dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, ” kata dia.

Pewarta: Indriani
Penyunting: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © Rumahbicara.com 2024

Asal : www.antaranews.com

Berita Terkait

Aliansi Advokat Indonesia: Pertahankan hasil pemilu sesuai mekanisme
Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar
Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang
Temui Sri Sultan HB X selama dua jam, ini kata Menko Polhukam
Dubes Ukraina sebut masyarakat internasional bisa hentikan perang
KPU: Anggaran Sirekap akan dilaporkan dan diaudit BPK 
Kementerian PPPA bersama Pemprov Maluku komitmen cegah perkawinan anak
Polisi selidiki penyebab 105 orang keracunan di Mandailing Natal

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:38 WIB

Nunez, Salah, dan Szoboszlai berpeluang tampil lawan Chelsea di final

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:35 WIB

Hokky tetap optimistis Garuda Muda tembus 8 besar Piala Asia U-23

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:34 WIB

Divaldo Alves nilai imbang lawan Persebaya sebagai hasil yang adil

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:33 WIB

Persib gagal pertahankan keunggulan dan ditahan imbang Barito Putera

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:32 WIB

Persib Bandung ditahan imbang Barito Putera

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:31 WIB

Tuchel: Saya bukan satu-satunya masalah di Muenchen

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:30 WIB

Jadi tuan rumah Liga 3, Persikota Tangerang ditargetkan juara

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:26 WIB

Persis Solo siap kalahkan Persik Kediri

Berita Terbaru