Penggabungan Kampus STIP ke UMPR rampung menjadi 25 prodi

- Jurnalis

Minggu, 11 Februari 2024 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kerja UMPR telah melaporkan kembali beberapa saran perbaikan dokumen, sehingga diharapkan bisa terbit Surat Putusan tentang Akuisiasi atau Penggabungan STIP-BB ke UMPR

Palangka Raya (Rumahbicara.com) – Penggabungan Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan Bunga Bangsa (STIP BB) ke Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) telah selesai sehingga kini total program studi di Kampus Swasta terbesar di Kalimantan Tengah itu menjadi 25 program studi (prodi).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor UMPR Assoc. Prof.Dr.Muhamad Yusuf,S.Sos,MAP di Palangka Raya, Minggu, mengatakan penugasan dari Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek tentang penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan Bunga Bangsa (STIP-BB) Palangka Raya ke UMPR sejak awal 2023 hampir rampung setelah dilakukan visitasi penyatuan kampus oleh Tim Kelembagaan Diktiristek pada 2 Februari 2024.

“Akibat visitasi ada beberapa catatan perbaikan, Tim Kerja UMPR telah melaporkan kembali beberapa saran perbaikan dokumen, sehingga diharapkan bisa terbit Surat Putusan tentang Akuisiasi atau Penggabungan STIP-BB ke UMPR yang sekaligus bertambahnya 5 prodi baru di UMPR dan sudah bisa menerima mahasiswa baru pada semester ganjil 2024,” katanya.

Baca juga: BPSDM Kalteng gandeng Fisipol UMPR dalam pengembangan SDM

Dia mengatakan, kebijakan Pemerintahan Pusat dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi oleh lebih dari empat ribu yayasan swasta secara nasional dengan menggabungkan kampus-kampus di daerah juga berlangsung di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.

Akibat penggabungan tersebut menjadikan UMPR memiliki total 25 prodi, termasuk lima prodi baru yaitu Program Sarjana (S1) Psikologi, S1 Ilmu Hukum, S1 Manajemen, S1 Pendidikan Biologi, S1 Pendidikan Bahasa Inggris menambah dari prodi yang ada pada 8 fakultas termasuk dua Prodi S2 Magister Administrasi Masyarakat, dan Prodi S2 Magister Pendidikan Dasar.

Baca Juga :  Gregoria evaluasi faktor kekalahan dari An Se Yong di WTF 2023

“Kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada pihak Kelembagaan Diktiristek Kemendikbudristek, LLDikti XI Kalimantan, Ketua Yayasan STIP-BB Suriyani,SE,MM dan Dr.(Kand) Istia,S.Pd,MAP serta Prof.Dr.Harun Joko Prayitno,MH dari Majelisdiktilitbang PP Muhammadiyah yang sejak awal menggagas hingga proses akhir penggabungan kampus yang terus mendampingi,” ucapnya.

Rektor UMPR Assoc.Prof.Yusuf juga menyampaikan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan proses pendirian Fakultas Kedokteran yang berlokasi di Kampus-2 UMPR di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya, sebagai upaya ikut penguatan program pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan dokter, khususnya di Kalimantan.

Pembukaan Prodi Kedokteran UMPR sudah masuk dalam agenda Majelisdiktilitbang PP Muhammadiyah bersama 5 kampus PTMA lainnya, dan progress Pendirian FK UMPR sudah mengajukan proposal dan surat rekomendasi Menteri Kesehatan RI yang segera menjadwalkan untuk menurun Tim Visitasi ke UMPR guna melihat persiapan pembangunan sarana dan prasarana seperti lab anatomi dan gedung perkuliahan standar pendidikan FK.

Baca juga: UPT KLHK Kalteng-UMPR kolaborasi kelola lingkungan berkelanjutan

Sementara itu, Ketua task force penggabungan yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian UMPR Assoc.Prof.Dr.Chandra Anugrah Putra,M.Pd menambahkan proses penggabungan kampus dimulai dari memperbaiki data pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) di STIP BB.

“Melalui program Akselerasi Program Penggabungan atau Penyatuan-Peguruan Tinggi Swasta (APPP-PTS) ini telah mendapat pendampingan sampai pada dua tahap, monev, dan visitasi lapangan untuk mengidentifikasi kelengkapan guna penambahan lima prodi baru tersebut,” katanya.

 

Dia mengungkapkan, visitasi lapangan yang dilakukan, dari sisi SDM, sarana dan prasarana, dan penunjang lainnya. Setelah visitasi lapangan dilakukan maka pada bulan Maret akan diterbitkan SK dari kementerian terkait pengesahan lima prodi baru tersebut.

Baca Juga :  Desy Siap Maju Di Pilkada Jabar

Tujuan akuisis ini, dalam rangka meningkatkan mutu dan kesehatan institusi tersebut. Penggabungan dilakukan karena adanya kesamaan visi antar-kedua PTS.

Dalam kondisi ini, operasional dan pengelolaan PTS yang digabungkan berada di bawah manajemen yang baru. Sehingga, diharapkan PTS yang digabungkan dapat berkembang baik secara akademik maupun non-akademik, termasuk dalam hal pembiayaan atau operasional penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Baca juga: 500 guru Palangka Raya ikut pendampingan anak berkebutuhan khusus

Menurut Candra Anugrah, terkait pelaksanaan akuisisi STIP pihaknya sudah siap dari berbagai sisi yang diperlukan. Seperti memiliki sumber daya manusia (SDM) berkualifikasi guru besar dan sejumlah doktor, sarana dan prasarana.

“Termasuk sudah memiliki desain kurikulum berbasis Outcames Based Education atau OBE,” katanya.

Selain itu, sebut Candra, pihaknya sudah memiliki pola kemitraan internasional. Antara lain, dengan beberapa negara seperti Thailand, Malaysia dan India.

Sebelumnya, Kepala LLDikti Wilayah XI Kalimantan Dr Muhammad Akbar dikonfirmasi terkait penggabungan STIP Bunga Bangsa Palangka Raya ke UMPR menyatakan mendukung program tersebut.

“Dengan adanya penggabungan ini, izin operasional suatu PTS tetap berlaku, sehingga para mahasiswa tetap dapat melaksanakan aktivitas pembelajaran tanpa ada rasa was-was,” pungkasnya.

 

Pewarta: Rendhik Andika
Penyunting: Sambas
Copyright © Rumahbicara.com 2024

Asal : www.antaranews.com

Berita Terkait

Arus masuk FDI China tembus 112 miliar yuan pada Januari 2024
Verstappen: Masih terlalu dini sebut Red Bull sebagai tim terkuat
Kemenhub maksimalkan Pelabuhan Bitung tingkatkan ekspor perikanan
Kemarin, Film Avatar hingga elektrifikasi buka peluang builder lokal
Kriminal kemarin, Polda panggil Firli hingga hukuman pengedar narkoba
Bawaslu RI sebut PSS di Paniai tunggu sinyal hijau dari pihak keamanan
Aliansi Advokat Indonesia: Pertahankan hasil pemilu sesuai mekanisme
Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 08:42 WIB

Harga emas Antam hari ini naik Rp3.000 jadi Rp1,136 juta per gram

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB

Pj Gubernur Jatim: Pembangunan pabrik smelter dongkrak perekonomian

Sabtu, 24 Februari 2024 - 06:38 WIB

BPTD Maluku sebut tujuh bus siap beroperasi selama Ramadhan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 05:37 WIB

Kemenkop UKM harap aturan UMKM wajib bersertifikasi halal ditunda

Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:35 WIB

Era elektrifikasi peluang modifikator lokal berkarya

Sabtu, 24 Februari 2024 - 03:34 WIB

Israel membangun lebih dari 3.300 unit pemukiman di Tepi Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:34 WIB

Menko Luhut bidik Pulau Samosir jadi destinasi wisata premium

Sabtu, 24 Februari 2024 - 01:33 WIB

Kemenkop UKM: Penegakan hukum impor pakaian bekas harus makin ketat

Berita Terbaru

HIBURAN

Aruma bagikan perasaan sebagai penyanyi lewat EP Bertumbuh

Sabtu, 24 Feb 2024 - 10:00 WIB

TEKNO

Beredar kabar perangkat lipat Apple bukanlah iPhone

Sabtu, 24 Feb 2024 - 09:54 WIB

BOLA

Persik Kediri waspadai dua pemain Persis

Sabtu, 24 Feb 2024 - 09:46 WIB