Presiden Prancis: Uni Eropa harus terus dukung Ukraina

- Jurnalis

Rabu, 31 Januari 2024 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ankara (Rumahbicara.com) – Presiden Prancis mengatakan pada Selasa bahwa Uni Eropa (UE) harus terus mendukung Ukraina, ketika negara-negara sekutu belum mencapai kesepakatan untuk menyetujui kelanjutan pendanaan bagi Kiev.

“UE harus tetap mendukung Ukraina… dan terus mendampingi penduduk Ukraina dalam hal ekonomi, finansial, militer, peralatan dan pelatihan karena kami memiliki tujuan strategis: Rusia tidak boleh menang,” kata Emmanuel Macron dalam konferensi pers gabungan dengan Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson di Stockholm.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran Macron di Stockholm merupakan kunjungan pertama seorang presiden Prancis ke Swedia dalam 24 tahun.

Macron menekankan pentingnya peningkatan produksi militer untuk memberikan dukungan yang lebih baik bagi Ukraina, di mana Rusia melancarkan “operasi militer khusus hampir dua tahun lalu”, jika AS memutuskan untuk berhenti mendukungnya.

Macron juga memuji kerja sama antara Paris dan Stockholm, seraya menambahkan bahwa mereka memutuskan untuk memperkuat kerja sama di bidang satelit dan pengawasan perubahan iklim.

Dia berjanji bahwa Prancis dan Swedia akan terus bekerja bersama di bidang industri pertahanan.

Sementara itu, Perdana Menteri Swedia Kristersson menekankan bahwa NATO “penting bagi perdamaian, kebebasan dan keamanan,” serta dalam penanganan kejahatan terorganisir dan terorisme lintas batas.

“Transformasi iklim dan situasi di Ukraina menyebabkan pasokan energi global harus berubah secara mendasar, kami berdua kini memimpin dan senang bekerja sama dengan pihak lainnya,” kata Kristersson menambahkan.

Dia juga memuji “perusahaan industri pertahanan yang kuat dan sukses” di Swedia yang “menyelamatkan nyawa di Ukraina.”

Dalam sebuah pernyataan di X, Perdana Menteri Swedia mengatakan: “Hari ini Prancis dan Swedia menegaskan kembali ikatan erat kami, dengan perjanjian mengenai energi nuklir, hutan dan keamanan.”

Baca Juga :  KLHK ajak generasi muda lebih peduli lingkungan dan selamatkan bumi

“Dalam kesempatan ini, kami juga menandatangani kemitraan inovasi strategis bilateral untuk masyarakat yang berkelanjutan, digital dan berketahanan. Ini akan membuat kami lebih aman dan kuat.”

Asal: Anadolu

Baca juga: Kanada umumkan tambahan bantuan militer bagi Ukraina

Baca juga: Macron tegaskan larangan bendera Rusia di Olimpiade Paris
 

Penerjemah: Katriana
Penyunting: Arie Novarina
Copyright © Rumahbicara.com 2024

Asal : www.antaranews.com

Berita Terkait

Google hentikan sementara kemampuan Gemini hasilkan gambar AI orang
Transportasi publik listrik dinilai mampu kurangi macet dan polusi
Dishub DKI mulai rutin tindak pelaku lawan arah di ruas jalan
Jakarta Barometer: Perlu ada fasilitas penitipan sepeda di halte
Pakar: Putusan hakim harus berpihak pada kebenaran
BMKG prakirakan hujan masih mendominasi kondisi cuaca di Indonesia
Lazio dekati zona kualifikasi Eropa usai tekuk Torino 2-0
KIA kabulkan gugatan atas Pemkab Nagan Raya terkait informasi publik

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 10:17 WIB

BRI Insurance cetak premi bruto Rp3,3 triliun pada 2023

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:15 WIB

IIMS 2024 jadi wadah interaksi pelaku industri dan tempat berhibur

Jumat, 23 Februari 2024 - 08:13 WIB

Ganjar penasaran tentang Jimny 5 pintu

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:12 WIB

Ganjar bicara soal penggunaan kendaraan elektrik saat kunjungi IIMS

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:12 WIB

KPPU panggil empat perusahaan pembiayaan daring bagi mahasiswa

Jumat, 23 Februari 2024 - 05:11 WIB

KemenKopUKM minta pelaku usaha utamakan mediasi dalam sengketa hukum

Jumat, 23 Februari 2024 - 04:10 WIB

Bappenas paparkan tiga strategi untuk capai SDGs dalam APFSD 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 03:09 WIB

Bantu jaga ketahanan pangan, warga diimbau tanam sayur metode vertikal

Berita Terbaru