RSUD Nunukan-RSAB kerja sama program pengiriman dokter spesialis

- Jurnalis

Sabtu, 10 Februari 2024 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Selor (Rumahbicara.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nunukan menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Anak Bunda (RSAB) Harapan Kita Jakarta, terkait penyelenggaraan program pendidikan dokter spesialis ilmu kesehatan anak dan program pelayanan bayi tabung.


“Kerja sama ini menjadikan RSUD Nunukan sebagai mitra RSAB Harapan Kita dalam program hospital based, dan ini sebuah kemajuan bagi kami,” kata Direktur RSUD Nunukan Dulman di Nunukan, Sabtu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Dulman mengatakan RSAB sudah mengampu RSUD Nunukan dan sudah layak melaksanakan program kerja sama pengiriman program pendidikan dokter spesialis anak melalui rumah sakit di daerah setempat, karena RSUD Kabupaten Nunukan sudah memiliki neonatal intensive care unit (NICU) level tiga dengan fasilitas yang sesuai standar yang ditetapkan oleh RSAB Harapan Kita sebagai pengampu.


Direktur menyebut RSUD Kabupaten Nunukan merupakan rumah sakit satu-satunya di Kalimantan Utara (Kaltara) yang bekerja sama dalam program pendidikan spesialis anak berbasis hospital based.


​​​​​​​Dulman menyebut kerja sama dokter spesial anak ini memberi poin bagi RSUD Kabupaten Nunukan. RSUD Nunukan ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan, sehingga kementerian itu punya tanggung jawab untuk melengkapi sarana dan prasarana kesehatannya, serta kualitas program pendidikan dokter spesialis anak dapat ditingkatkan.

 

“Tentu, peluang mendapatkan tambahan tenaga kesehatan sangat terbuka, karena pendidikan spesialis anak dapat dimagangkan di RSUD Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

 

 

“Dalam gedung terdapat pelayanan ibu bersalin, NICU, pediatric care unit (PICU), kamar operasi, dan pelayanan unit gawat darurat ibu dan bayi, apalagi lahan kita yang masih ada untuk membangun gedungnya,” kata dia.

 

Ia optimistis hal itu tidak sulit, karena Kementerian Kesehatan berupaya menurunkan angka kematian ibu dan anak, terutama untuk daerah perbatasan, terpencil dan kepulauan, salah satunya dengan meningkatkan fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Dishub Surakarta rekayasa lalu lintas sambut final Piala Dunia U-17

Pewarta: Muh. Arfan
Penyunting: Endang Sukarelawati
Copyright © Rumahbicara.com 2024

Asal : www.antaranews.com

Berita Terkait

Ten Hag akan lakukan segalanya demi bawa MU finis di empat besar
Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang
Temui Sri Sultan HB X selama dua jam, ini kata Menko Polhukam
Dubes Ukraina sebut masyarakat internasional bisa hentikan perang
KPU: Anggaran Sirekap akan dilaporkan dan diaudit BPK 
Kementerian PPPA bersama Pemprov Maluku komitmen cegah perkawinan anak
Polisi selidiki penyebab 105 orang keracunan di Mandailing Natal
Angka bunuh diri Korea Selatan tertinggi di antara negara maju

Berita Terkait

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:37 WIB

Greenwood akan tolak pinangan Barcelona karena ingin kembali ke MU

Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:34 WIB

Divaldo Alves nilai imbang lawan Persebaya sebagai hasil yang adil

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:33 WIB

Persib gagal pertahankan keunggulan dan ditahan imbang Barito Putera

Jumat, 23 Februari 2024 - 22:32 WIB

Persib Bandung ditahan imbang Barito Putera

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:31 WIB

Tuchel: Saya bukan satu-satunya masalah di Muenchen

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:30 WIB

Jadi tuan rumah Liga 3, Persikota Tangerang ditargetkan juara

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:26 WIB

Persis Solo siap kalahkan Persik Kediri

Jumat, 23 Februari 2024 - 17:26 WIB

Toni Kroos umumkan akan kembali perkuat timnas Jerman untuk Euro 2024

Berita Terbaru

TERKINI

Imigrasi Batam deportasi buron asal Jepang

Sabtu, 24 Feb 2024 - 02:07 WIB