Uni Eropa tunggu hasil penyelidikan sebelum putuskan pendanaan UNRWA

- Jurnalis

Selasa, 30 Januari 2024 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenewa (Rumahbicara.com) – Komisi Eropa pada Senin (29/1) mengatakan blok tersebut akan menunggu hasil penyelidikan atas tuduhan Israel sebelum memutuskan apakah akan melanjutkan pendanaan bagi badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pengungsi Palestina (UNRWA).

“Bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat akan terus berlanjut melalui organisasi-organisasi mitra,” katanya dalam sebuah pernyataan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini, diperkirakan tidak ada dana tambahan untuk UNRWA hingga akhir Februari.”

Israel menuding beberapa anggota staf UNRWA terlibat dalam serangan 7 Oktober terhadap Israel. Komisi Eropa menyatakan bahwa mereka “akan meninjau masalah tersebut berdasarkan hasil penyelidikan yang diumumkan oleh PBB dan tindakan yang akan diambil.”

Komisi Eropa juga menyambut baik informasi yang diberikan oleh UNRWA serta penyelidikan yang dilakukan.

Setelah tuduhan yang dilontarkan Israel, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan penyelidikan menyeluruh dan secepatnya atas tuduhan tersebut.

Seruan Guterres ditanggapi dengan penyelidikan mandiri yang diprakarsai oleh UNRWA.

Sekjen juga mendesak negara-negara pendonor untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka berhenti mendanai UNRWA.

Badan PBB tersebut dan warga Palestina yang membutuhkan tidak boleh dihukum karena dugaan tindakan itu, kata Guterres.

Beberapa negara, termasuk Jerman, Swiss, Italia, Kanada, Finlandia, Australia, Inggris, Belanda, Amerika Serikat, Prancis, Austria dan Jepang, memutuskan menghentikan sementara dukungan keuangan kepada UNRWA.

Norwegia, Irlandia, dan Spanyol mengumumkan bahwa mereka akan terus memberikan bantuannya kepada UNRWA.

Asal: Anadolu

Baca juga: Iran kecam penghentian pendanaan UNRWA sebagai “dukungan genosida”

Baca juga: PBB sebut serangan Israel di UNRWA lecehkan aturan dasar perang

 

Komisaris UNRWA sebut situasi di Gaza saat ini belum pernah terjadi



Baca Juga :  Arus kendaraan wisatawan mulai ramai jelang Tahun Baru di Pangandaran

Penerjemah: Shofi Ayudiana
Penyunting: Tia Mutiasari
Copyright © Rumahbicara.com 2024

Asal : www.antaranews.com

Berita Terkait

Harga emas naik karena data inflasi AS lebih tinggi dari perkiraan
TNI bantu tarik logistik pemilu dari TPS terisolir di Wondama-Papua
Pj Gubernur Jateng kukuhkan atlet Pelatda PON
Golkar runner-up quick count, pengamat nilai ada efek Ridwan Kamil
Hukum kemarin, dari penembakan p pesawat sampai bupati diperiksa KPK 
BMKG: hujan disertai petir akan guyur wilayah Jakarta pada Sabtu malam
Jadwal Sabtu: para atlet putri teruskan perjuangan di semifinal BATC
8.362 faskes di Indonesia terkoneksi ke SATUSEHAT

Berita Terkait

Sabtu, 17 Februari 2024 - 07:22 WIB

Kaltim pacu produksi pisang untuk pasar internasional

Sabtu, 17 Februari 2024 - 05:21 WIB

Menhub targetkan proving ground Bekasi “soft launching” September 2024

Sabtu, 17 Februari 2024 - 04:20 WIB

Soal tabrakan kereta Cicalengka, KNKT: Anomali sinyal terjadi sejak Agustus 2023

Sabtu, 17 Februari 2024 - 03:18 WIB

BlackVue luncurkan dash cam di IIMS 2024, sematkan teknologi AI

Sabtu, 17 Februari 2024 - 02:18 WIB

ASDP layani 45,6 juta penumpang selama 2023

Sabtu, 17 Februari 2024 - 01:15 WIB

Pastika: Internet masuk desa di Bali percepat pengembangan ekonomi

Sabtu, 17 Februari 2024 - 00:15 WIB

KKP: Usulan harga patokan BBL dihitung berdasarkan biaya produksi

Jumat, 16 Februari 2024 - 23:14 WIB

Aksesoris kelistrikan ini bantu mobil jadi makin irit dan bertenaga

Berita Terbaru

BISNIS

Kaltim pacu produksi pisang untuk pasar internasional

Sabtu, 17 Feb 2024 - 07:22 WIB

BOLA

Pioli minta AC Milan fokus ke leg kedua kontra Rennes

Sabtu, 17 Feb 2024 - 06:32 WIB