Wamenhan bantah tuduhan korupsi di Kemenhan terkait pembelian jet Mirage

- Jurnalis

Senin, 12 Februari 2024 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


  • Senin, 12 Februari 2024 19:39 WIB

Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra (tengah) didampingi Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) dan Sekretaris Jenderal Kemenhan Donny Ermawan Taufanto (kanan) menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait tuduhan korupsi pembelian pesawat tempur Mirage dari Qatar di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (12//2/2024). Kemenhan membantah tuduhan korupsi tersebut dan mengancam akan mempidanakan pihak-pihak menyebarkan berita bohong itu karena sebelumnya sudah terjadi pembatalan kontrak dengan alasan keterbatasan fiskal yang tidak dapat memenuhi kebutuhan belanja jet tempur Mirage 2000-5 bekas dari Qatar. Rumahbicara.com FOTO/Aditya Pradana Putra/YU

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra (kanan) didampingi Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) dan pengacara Hotman Paris Hutapea (kiri) bersiap menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait tuduhan korupsi pembelian pesawat tempur Mirage dari Qatar di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (12//2/2024). Kemenhan membantah tuduhan korupsi tersebut dan mengancam akan mempidanakan pihak-pihak menyebarkan berita bohong itu karena sebelumnya sudah terjadi pembatalan kontrak dengan alasan keterbatasan fiskal yang tidak dapat memenuhi kebutuhan belanja jet tempur Mirage 2000-5 bekas dari Qatar. Rumahbicara.com FOTO/Aditya Pradana Putra/YU


Pengacara Hotman Paris Hutapea (kiri) dan Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak (kanan) menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait tuduhan korupsi pembelian pesawat tempur Mirage dari Qatar di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (12//2/2024). Kemenhan membantah tuduhan korupsi tersebut dan mengancam akan mempidanakan pihak-pihak menyebarkan berita bohong itu karena sebelumnya sudah terjadi pembatalan kontrak dengan alasan keterbatasan fiskal yang tidak dapat memenuhi kebutuhan belanja jet tempur Mirage 2000-5 bekas dari Qatar. Rumahbicara.com FOTO/Aditya Pradana Putra/YU

Baca Juga :  Menimbang efektivitas pesan keras ASEAN terhadap junta Myanmar


Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait tuduhan korupsi pembelian pesawat tempur Mirage dari Qatar di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (12//2/2024). Kemenhan membantah tuduhan korupsi tersebut dan mengancam akan mempidanakan pihak-pihak menyebarkan berita bohong itu karena sebelumnya sudah terjadi pembatalan kontrak dengan alasan keterbatasan fiskal yang tidak dapat memenuhi kebutuhan belanja jet tempur Mirage 2000-5 bekas dari Qatar. Rumahbicara.com FOTO/Aditya Pradana Putra/YU

Asal : www.antaranews.com

Berita Terkait

Google hentikan sementara kemampuan Gemini hasilkan gambar AI orang
Transportasi publik listrik dinilai mampu kurangi macet dan polusi
Dishub DKI mulai rutin tindak pelaku lawan arah di ruas jalan
Jakarta Barometer: Perlu ada fasilitas penitipan sepeda di halte
Pakar: Putusan hakim harus berpihak pada kebenaran
BMKG prakirakan hujan masih mendominasi kondisi cuaca di Indonesia
Lazio dekati zona kualifikasi Eropa usai tekuk Torino 2-0
KIA kabulkan gugatan atas Pemkab Nagan Raya terkait informasi publik